Posted by : agathakaf89@gmail.com Thursday, November 10, 2016


Kemajuan zaman ini membuat kebutuhan akan informasi semakin tinggi. Arus informasi pun semakin pesat dan memunculkan inovasi baru, yaitu kebutuhan akan media penyampai informasi yang cepat, yaitu media informasi berbasis elektronik. Pada saat ini media Informasi elektronik bisa didapat melalui gawai tanpa harus membeli koran. Sehingga itu menarik perhatian masyarakat, yang haus akan informasi.
Media elektronik berkembang sangat pesat seiring dengan perkembangan teknologi dan menjadi salah satu sumber informasi yang relatif praktis dan real time. Hampir semua orang memiliki telepon genggam yang dapat mengakses media elektronik. Mudahnya akses mendapatkan sumber informasi semacam ini, membuat surat kabar mendapat tempat tersendiri dalam kehidupan masyarakat, khususnya para pengguna gadget. Komunikasi dan informasi menjadi semakin luas dan terbuka bagi hampir semua golongan masyarakat.
 Media elektronik merupakan salah satu bentuk komunikas ruang publik, Karena cakupannya yang luas dan mampu memberikan pengaruh yang besar bagi masyarakat di kehidupan sehari-hari, dengan cara berkomunikasi dan menulis. Bukan hanya itu, media juga dapat membentuk karakter masyarakat, menginovasi, serta preferensi. Hal ini memengaruhi masyarakat, khususnya aspek bahasa. Bahasa yang digunakan media elektronik tidak berbeda dengan media cetak. Hanya saja, kebanyakan media elektronik sering menggunakan bahasa sesuai perkembangan zaman. Sehingga, masyarakat terbiasa akan kesalahan dalam berbahasa dengan baik dan benar.
Besarnya pengaruh media elektronik terhadap para pengguna gadget khususnya generasi muda, membuat para ahli bahasa merasa dilema. Padahal bahasa Indonesia sudah punya ketetapan dalam berbahasa sesuai EYD. Dalam berbahasa juga memengaruhi mental atau sifat seseorang. Hal ini dibuktikan dengan adanya bahasa Indonesia yang dirubah. Contohnya saja bahasa yang sedang dipakai oleh kaum muda yaitu, bahasa alay.
Bahasa alay merupakan bahasa yang dipakai oleh kaum generasi muda untuk berkomunikas, berinteraksi dan memberi informasi. Pada saat ini banyak buku novel atau artikel yang memakai gaya bahasa itu. Karena, adanya selera berbahasa yang menurut mereka sesuai dengan perkembangan zaman yang terlalu sederhana untuk digunakan. Perubahan bahasa itu dapat mengubah sifat manusia ke arah yang tidak wajar, atau yang biasa disebut lebay. Hal ini lah yang menjadi tantangan dalam berbahasa dan berkomunikasi khususnya generasi muda.



Untuk mengubah gaya Bahasa atau cara berinteraksi, diperlukan sikap yang bijaksana dalam mempelajari Bahasa Indonesia. Cara yang baik untuk membiasakan diri, dengan cara mengikuti musyawarah, pidato, forum diskusi, dan mengikuti lomba karya tulis. Ini akan membiasakan diri untuk mengubah kebiasaan berbahasa yang buruk bagi generasi muda yang terpengaruh media elektronik yang bebas.
Oleh sebab itu, kita sebagai generasi muda harus memahami cara berbahasa yang baik dan benar. Walaupun itu sangat sulit, karena faktor lingkungan dan zaman. Tidak membuat hasrat berbahasa yang baik merendah. Kita dapat membentuk jati diri kita dengan berbahasa yang baik dan benar dan semoga kita generasi muda bisa menjadi warga Indonesia yang lebih baik lagi kedepannya.

Salam bahasa. 

Leave a Reply

Your Comement Is my Inspiration

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Reader

Powered by Blogger.

Tentang TS

Orang yang berusaha untuk menulis ini. bernama lengkap Kafabihi. seorang yang cukup jenius dalam menulis. sedang menjalani pendidikan Sma Kelas 3, yang berhabitat di Batam.
untuk saran dan tambahan
Please write your coment and join this my site

BTemplates.com

Blogroll

Guys & Jeng

- Copyright © KafabihiWall -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -